Cukupkah Hanya Naturalisasi

Kekalahan timnas di kandang dalam leg pertama pra olimpiade melawan Turkmenistan merupakan suatu pukulan yang berat bagi timnas yang pada piala AFF lalu berhasil tampil impresieve. Kekalahan yang dialami timnas kali ini membuat langkah timnas semakin berat apalagi pada leg kedua akan bermain di Turkmenistan. Namun, pada pertandingan tersebut Indonesia akan kemungkinan akan diperkuat pemain naturalisasi.
Diperkirakan tiga pemain naturalisasi akan memperkuat timnas pada leg kedua. Ketiga pemain naturalisasi antaralain Diego Micheils, Ruben Wuarbanaran, dan Joey Suk. Bahkan salah satu dari pemain naturalisasi tersebut yaitu Joey Suk kabarnya diperebutkan oleh Bayern Munich dan Fenebarhce.Dari ketiga pemain tersebut belum ada yang memiliki paspor Indonesia dan diharapakan pada tanggal 1 Maret ketiga pemain tersebut sudah memiliki paspos Indonesia dan siap membela timnas pada leg kedua.
Pada leg kedua nanti kemungkinan pelatih Indonesia Alfred Riedl akan memainkan pemain naturalisasi untuk menambah daya gedor timnas yang wajib menang paling tidak 3-0. Namun, petanyaannya sekarang apakah pemain-pemain naturalisasi dapat mendongkrak permainan timnas yang bermain timnas yang dalam leg pertama bermain kurang rapi dalam pertahanan dan penyelesaian akhir yang kurang. Memang rakyat sangat berharap pemain naturalisasi akan membawa kejayaan Indonesia kembali tetapi cukupkah hanya mengandalkan pemain naturalisasi?. Untuk praolimpiade mungkin timnas tidak boleh hanya bergantung pada pemain naturalisasi tetapi harus ada usaha dari pemain lainya untuk dapat menghasilkan hasil yang baik.
Untuk kedepannya tidaklah mungkin Indonesia akan terus mengandalakan pemain naturalisasi tetapi harus ada usaha dari pemain lokal akan tetapi itu bukanlah hal yang mudah karena Indonesia memiliki beberapa masalah. Sebenarnya permasalahan utama di Indonesia saat ini adalah kurangnya pembinaan untuk pemain muda dan turnamen-turnamen kelas umur yang terkadang malah sering diadakan oleh swasta daripada PSSI yang memunculkan kesan bahwa PSSI hanya mau mendukung kompetisi atau turnamen yang menghasilkan uang. Selain pembinaan yang kurang, Indonesia masih kurang dalam bidang fasilitas olahraga untuk atlit-atlit, kalau adapun pasti harus membayar dengan harga mahal. Fasilitas yang kurang antara lain lapangan rumput yang berkualitas, lalu tempat pelatihan fitnes untuk atlit, dan masih banyak lagi untuk dikoreksi. Jika semua itu dilakukan dan ditambah pemain naturalisasi di Indonesia yang berkualitas maka tidak mungkin Indonesia akan kembali menjadi macan Asia.

Ditulis pada Uncategorized | Di-tag , | Tinggalkan Komentar

Titus Bonai:The Next Papua Star

Kembali Papua menghasilkan pemain berbakat setelah Boaz Sallosa yang bermain menawan saat melawan Uruguay dan Octo yang juga menunjukan permainan menawan saat piala AFF tahun lalu. Sekarang Papua menghasilkan pemain berbakat lainya

yaitu Titus Jhon Londouw Bonai atau biasa dipanggil Tibo yang merupakan panggilan akrabnya.

Tibo pemain muda kelahiran 21 tahun lalu memiliki postur yang sebenarnya kurang ideal bagi seorang striker. Tibo memiliki tinggi sekitar 169 cm akan tetapi titus memiliki kecepatan dan penyelesaian akhir yang efektif.

Pemain yang merupakan jebolan U-21 Papua dan pernah membela PKT Bontang dan Persiram Raja Ampat sebelum kembali membela klub dimana ia di besarkan yaitu Persipura. Di klubnya sekarang Titus telah bermain 9 kali dan mencetak 1 goal dalam Liga Super Indonesia.

Penampilan yang impressive itulah yang menyebabkannya dipanggil untuk membela timnas. Bahkan di timnas titus berhasil masuk ke tim inti dan menjadi duet Yongki di lini depan timnas Indonesia U-23. Pemain yang mengaku penggemar seniornya di Persipura yaitu Boaz Sallosa ini dalam pertandingan melawan Hongkong berhasil mencetak satu goal dari tiga goal sedangkan satu goal lainnya merupakan goal bunuh diri. Saat itu Indonesia berhasil mencukur tuan rumah 4-1.

berikut merupakan biodata:

Nama : Titus Jhon Londouw Bonai

Tempat, Tanggal lahur: Jyapura,04-03-1989

Tinggi: 169 cm

Posisi: Depan

Klub: Persipura

No:25

Karir: Persipura U-21, PKT Bontang 2008-2009, Persipura U-21, Persiram 2009-2010, Persipura

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Syamsir Alam: striker muda dan menawan

Indonesia patut bangga memiliki pemain-pemain sepak bola yang memiliki bakat yang tidak kalah dengan pemain luar. Salah satu pemain muda Indonesia yang di gadang-gadang akan menjadi ujung tombak timnas di masa yang akan datang adalah Syamsir Alam. Pemain Muda kelahiran 18 tahun lalu di Balingka ini pernah masuk timnas U-11 untuk liga danone dan seleksi timnas Indonesia U-23 pra-olimpiade.

Syamsir yang sekarang merumput di klub Uruguay yaitu Penarol salah satu klub besar di Uruguay dengan status pinjaman dari SAD(Sociedad Anonima Deportiva). Di SAD Indonesia sendiri musim 2008 lalu dalam 29 laga Syamsir berhasil mencetak 15 goal dalam liga U-17 Quinta Division.

Kehebatan Syamsir sebagai striker bahkan membuat Alfred Riedl untuk mengikuti seleksi Pra-Olimpiade. Namun sayang saat menjalani seleksi Syamsir terkena cidera ringan yang membuat pelatih mngembalikannya ke Penarol untuk segera memulai latihan dengan klub barunya. Bahkan tersirat kabar bahwa Syamsir telah di lirik beberapa klub dari Eropa seperti klub liga Portugal dan baru-baru ini ada wacana dari negeri Uruguay untuk menaturalisasi pemain tersebut.

 

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Geliat Club Eropa menyabut Bursa Tranfer Musim Panas

Club-blub besar Eropa sudah mulai mencari pemain untuk memperkuat tim atau peremajaan tim Seperti club liga Inggris Manchester United yang berburu pemain muda guna mengatikan pemain seperti scholes dan Edwin Van Der Saar yang akan segera gantung sepatu.
Beberapa pemain yang menjadi incaran MU untuk menggantikan tugas Van Der Saar menjaga gawang MU dari kebobolan antara lain Martin Sketelenburg kiper timnas Belanda yang juga merupakan junior Van Der Saar lalu Michel Neuer kiper timnas Jerman yang tampil cemerlang di Piala Dunia 2010 kemarin dan kiper timnas prancir HUgo Lloris yang mendambakan bermain di MU. Selain berburu kiper MU jiga berburu gelandang dan salah satu target MU adalah Jack Rodwel yang merupakan pemain Everton dan juga bermain untuk timbas U-21 Inggris.
MU yang membutuhkan seorang gelandang pengganti Scholes sudah menyiapkan Rp214,5miliar untuk memboyong Rodwel dari Everton. Namun, untuk membeli pemain seperti Rodwel MU harus bersaing dengan klub kaya seperti Madrid dan rival MU yang masih sekota Manchester City. Kemungkinan perburuan Rodwel akan semakin memanas mendekati bursa transfer musim panas.
Sedangkan klub sekota MU, Manchester City juga berburu pemain-pemain lini tengah untuk menigkatan kualitas tim guna menghadapi musim depan. Salah satu incaran City adalah mantan teman setim Silva yaitu Mata pemain berbumur 22 tahun yang bermain di Valencia. Mata diperkirakan memiliki klausul-buy-out sekitar 45 juta pound. City optimis Valencia mau diajak berunding dan mensetujui nilai sebesar 30 juta pound.
Selain berita dari kota Manchester yang berburu pemain-pemain untuk memperkuat squadnya muncul berita bahwa Barcelona mengajukan tawaran ke pada Arsenal sebesar 38 juta pound atau sebesar Rp546 miliar untuk memboyong kembali Cesc Fabregas dari Emirate Stadium. Kabar tersebut cukup mengejutkan karena dalam perundingan sembelumnya pihak Barca menyerah setelah Arsenal menolak tawaran 30juta pound dan saingan baru yaitu rival Barca, Real Madrid

Ditulis pada liga dunia, transfer, Uncategorized | Tinggalkan Komentar

PSSI tandingan atau reformasi PSSI

Persepakbolaan Nasional semakin tidak jelas masa depannya. Selain terjadinya banyaknya gelombang protes untuk adanya revolusi di badan organisasi sepak bola Indonesia tersebut di tambah lagi tercalonkannya kembali Nurdin Halid sebagai calon ketua umum PSSI dan gagalnya George Toisutta dan Arifin Panigoro dalam verifikasi sebagai bakal calon ketua umum PSSI membuat gelombang penolakan PSSI bukan hanya berasal dari individu-individu maupun kelompok-kelompok suporter tetapi juga dari badan pemerintah seperti KONI. KONI jawa barat salah satu contoh dari badan pemerintahan yang siap melakukan reformasi dengan membuat PSSI tandingan apalagi setelah George Toisutta dan Arifin Panigoro tidak lolos verifikasi.

KONI jawa barat yang diwakili Ketua I bidang organisasi KONI jawa barat Djumara Frasad berkata bahwa Bila Ketua Umum PSSI yang sekarang masih memimpin PSSI, jelas kami akan menggalang pembentukan PSSI tandingan. Koordinasi sudah dilakukan antarketua KONI di daerah terkait perkembangan terakhir dalam proses penjaringan calon ketua umum PSSI ini.(liputan6.com)

Dalam perkembangannya KONI jabar masih memantau jalannya proses pelaksanaan kongres yang akan berlangsung di Bali karena terkaik perkembangan pembinaan olahraga pada umumnya seperti yang dikatakan oleh Djumara Frasad dan menurutnya George Toisutta dan Arifin Panigoro layak untuk lolos menjadi calon ketua umu PSSI. Bahkan menurutnya PSSI menyianyiakan seseorang seperti George Toisutta yang walaupun seorang militer dia merupakan pembina olahraga yang baik punya komitment bersih serta loyal.(liputan6.com)

Memang PSSI tandingan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mereformasi badan organisasi sepak bola terbesar di Indonesia. Namun selakyaknya dicari jalan tengah yang baik agar kelak tidak terjadi perpecahan di persepakbolaan nasional ini. Ada baiknya juga PSSI mau membenah diri dan transparan agar tercipta organisasi sepak bola yang profesional dan bersih dari praktek-praktek korupsi yang selalu dituduhkan ke PSSI.(sumber:yahoo.com;liputan6.com)

 

 

 

Ditulis pada sepak bola nasional, Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Polling Ketua Umum PSSI

Ditulis pada Uncategorized | 1 Komentar

Hasil Pertandingan Hari minggu 20Februari

 

livescore.com,

England – Premier League

West Bromwich A.1 – 1Wolverhampton W.

England – FA Cup Manchester C.5 – 0Notts County

Fulham0 – 1Bolton W.

Leyton Orient1 – 1Arsenal

Lanjut membaca

Ditulis pada liga belanda, liga inggris, liga itali(liga calcio), liga jerman, liga spanyol, Uncategorized | 1 Komentar